RSS

Mengamankan Diri dari Stroke

05 Jul

KOMPAS.com — Satu dari empat orang yang terserang stroke meninggal dalam setahun. Mereka yang lolos dari maut dapat menderita cedera otak yang berpengaruh pada kemampuan bicara, daya ingat, dan pola pikir, juga kelumpuhan. 

Kabar baiknya, jika Anda langsung menyiapkan diri dari sekarang, Anda dapat mengurangi sebagian besar risiko Anda, baik sekarang maupun dengan bertambahnya usia. Proses menuju penyakit stroke dimulai pada awal usia 40-an atau sebelumnya. Karena itu, sekaranglah saat yang tepat untuk mulai mencegahnya.

Matikan rokok

Jika Anda berhenti merokok, risiko terkena serangan jantung dan stroke berkurang hingga setengahnya. Namun, jangan mengurangi rokok. Merokok banyak atau sedikit pada dasarnya sama saja. Anda harus menghentikannya sama sekali.

Periksa tekanan darah

Stroke terjadi bila pembuluh darah otak pecah atau adanya pecahan plak aterosklerosis yang lepas dan menyumbat aliran darah ke sebagai otak. Stroke lebih sering terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi. Penelitian menunjukkan, mengendalikan tekanan darah tinggi dapat memangkas risiko stroke hingga 40 persen. Dalam hal ini tekanan darah 140/85 dianggap tinggi. 

Kurangi berat badan

Jika berat badan naik, maka yang bertambah paling banyak adalah jaringan lemak. Kelebihan lemak juga dihubungkan dengan meningkatnya kolesterol jahat dan trigliserida. Dengan berjalannya waktu, perubahan lemak darah ini ikut berperan dalam pembentukan timbunan lemak (plak) pada arteri, kondisi yang dikenal sebagai aterosklerosis. Penurunan berat badan sekecil apa pun pasti bermanfaat pada kesehatan. 

Sempatkan diri olahraga

Tubuh kurang gerak menambah faktor risiko untuk menderita stroke. Penelitian menunjukkan, orang yang mulai berolahraga secara teratur antara usia 15-25 tahun mempunyai risiko yang lebih kecil untuk menderita stroke dibanding mereka yang tidak berolahraga. 

Perbanyak serat

Batasi asupan semua jenis lemak, termasuk daging merah dan makanan yang digoreng, dan ganti dengan serat yang larut yang dapat menurunkan kadar kolesterol total. Makanan yang mengandung serat larut, antara lain oatmeal, kacang-kacangan, golongan jeruk, stroberi, dan apel.

Hindari stres

Kebahagiaan laksana musik untuk sistem kardiovaskular. Para peneliti dari University of Texas Medical Branch, Amerika Serikat, menyebutkan, di antara orang lanjut usia, mereka yang mempunyai mood positif dan bahagia lebih jarang terkena stroke. Para peneliti mengatakan, orang yang bahagia pada umumnya mempunyai semangat berolahraga dan pola hidup sehat. Kombinasi yang menjauhkan kita dari risiko stroke.

 
Leave a comment

Posted by on July 5, 2011 in Kesehatan, Tips

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: